Info Namun — Akses jalan penghubung Kota Batu–Mojokerto melalui jalur wisata Cangar resmi ditutup sementara setelah terjadi longsor pada Minggu malam. Material tanah dan bebatuan menutup hampir seluruh badan jalan, membuat arus lalu lintas tidak dapat melintas sama sekali.
Penutupan dilakukan demi keselamatan pengguna jalan, mengingat kondisi tebing di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi longsor susulan.
Material Longsor Tutup Total Badan Jalan
Longsor terjadi di titik rawan yang berada di kawasan perbukitan Cangar, tepatnya di jalur menuju Taman Hutan Raya R. Soerjo. Material berupa tanah merah, batu besar, serta batang pohon menutup badan jalan sepanjang sekitar 15 meter.
Petugas gabungan dari BPBD Kota Batu, Perhutani, dan Polsek Bumiaji langsung menuju lokasi setelah menerima laporan warga.
“Untuk sementara jalur kita tutup total karena material longsor cukup tebal. Selain itu, tebing di atasnya masih bergerak,” ujar salah satu petugas BPBD.
Cuaca Ekstrem Diduga Jadi Pemicu
Hujan deras yang mengguyur kawasan Kota Batu dan lereng Cangar sejak beberapa hari terakhir diduga menjadi pemicu longsor. Struktur tanah yang jenuh air membuat lereng mudah mengalami pergeseran.
Sejumlah titik di jalur Batu–Cangar diketahui merupakan kawasan rawan bencana, terutama saat memasuki musim hujan.
Petugas mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan yang hendak menuju Mojokerto atau kawasan Pacet, untuk mencari jalur alternatif.

Baca juga: Demi Kedaulatan Negara di IKN, DPR Desak Presiden Terbitkan Perpu
Petugas Mulai Lakukan Pembersihan Material
Tim gabungan mulai melakukan proses evakuasi dan pembersihan material sejak pagi hari. Alat berat telah diterjunkan ke lokasi, namun medan yang terjal dan licin membuat proses normalisasi jalan membutuhkan waktu lebih lama.
“Target kami jalan bisa dibuka kembali setelah dipastikan aman dari risiko longsor susulan. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas,” kata petugas lapangan.
Selain pembersihan material, tim juga memasang tanda peringatan di beberapa titik untuk mencegah warga memaksa melintas.
Wisatawan Diminta Tunda Perjalanan ke Cangar
Akibat penutupan jalur, sejumlah wisatawan yang hendak menuju kawasan pemandian air panas Cangar, Pacet, maupun jalur alternatif ke Mojokerto terpaksa memutar arah.
Pemerintah Kota Batu mengimbau masyarakat yang memiliki rencana perjalanan ke wilayah pegunungan untuk sementara menunda hingga kondisi kembali aman.
“Kami mengajak warga untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dan potensi bencana, terutama di jalur-jalur rawan,” ujar pihak kepolisian.
Menunggu Hasil Evaluasi Keamanan Tebing
BPBD bersama instansi terkait akan melakukan evaluasi struktur tebing sebelum memberikan izin pembukaan jalur kembali. Hingga saat ini, jalur masih dinyatakan ditutup total.
Masyarakat diminta bersabar dan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan.
















