Info Namun – bekerja sama dengan mitra statistik untuk mempercepat proses verifikasi data 11 juta peserta PBI-JKN (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional). Langkah ini dilakukan guna memastikan data peserta yang berhak menerima layanan kesehatan terlindungi dan tepat sasaran.
Verifikasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan data identitas, status kepesertaan, hingga validasi lapangan melalui tim yang ditugaskan di berbagai daerah.
Tingkatkan Akurasi Data Peserta
Kepala BPS menyampaikan bahwa keterlibatan mitra statistik penting untuk meningkatkan akurasi dan validitas data. Dengan verifikasi yang tepat, pemerintah dapat memastikan PBI-JKN menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan bantuan iuran JKN.
“Kolaborasi ini memastikan data peserta up-to-date, sehingga program JKN bisa lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Kepala BPS.

Baca juga: Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Positif Narkoba
Metode dan Strategi Verifikasi
Verifikasi dilakukan menggunakan kombinasi data administratif dan survei lapangan. Tim mitra statistik bertugas meninjau data dari keluarga peserta, memeriksa dokumen pendukung, serta melaporkan temuan yang memerlukan pembaruan atau koreksi.
Dampak pada Pelayanan Kesehatan
Dengan data yang akurat, pemerintah dapat meningkatkan efektivitas alokasi bantuan iuran JKN, mencegah duplikasi, serta meminimalkan potensi warga yang berhak tidak menerima manfaat. Hal ini diharapkan berkontribusi pada pemerataan akses kesehatan nasional.
Dukungan dan Kolaborasi Lintas Instansi
Program verifikasi ini melibatkan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, serta pemerintah daerah, untuk menjamin kelancaran proses dan ketersediaan data yang komprehensif.
BPS menegaskan komitmennya untuk terus mendorong data yang akurat dan terpercaya sebagai dasar pengambilan kebijakan publik yang tepat dan berkeadilan.
















