Namun – Proyek pembangunan jalan tol yang menghubungkan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (Sepinggan) Balikpapan dengan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), tepatnya pada Seksi 1B, terus menunjukkan progres signifikan. Infrastruktur strategis ini diharapkan akan menjadi pintu masuk utama menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) sekaligus memperlancar arus transportasi udara dan darat di Kalimantan Timur.
Progres Konstruksi Capai Lebih dari 70 Persen
Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), pekerjaan konstruksi Tol IKN Seksi 1B telah mencapai lebih dari 70 persen. Pengerjaan difokuskan pada pembangunan struktur jembatan dan penyelesaian badan jalan di beberapa titik yang terkendala kondisi tanah.
“Target kami adalah memastikan tol ini bisa fungsional sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Saat ini pekerjaan land clearing sudah hampir rampung, sementara pengerjaan jembatan sedang dipercepat,” ungkap salah satu pejabat proyek.
Peran Penting Tol IKN bagi Akses Transportasi
Tol Seksi 1B ini akan menjadi jalur strategis yang menghubungkan Bandara Sepinggan langsung dengan Tol Balsam, mempersingkat waktu tempuh dari Balikpapan menuju kawasan inti IKN. Jika sebelumnya perjalanan bisa memakan waktu hingga dua jam, dengan keberadaan tol ini diperkirakan hanya sekitar 1 jam perjalanan.
“Tol ini akan menjadi akses vital, bukan hanya untuk mendukung pembangunan IKN, tetapi juga memudahkan mobilitas masyarakat Balikpapan dan Samarinda,” kata seorang pejabat Kementerian PUPR.

Baca juga: Pemulihan Layanan Tol Jakarta: 17 GTO Berfungsi Kembali
Tantangan Lapangan: Kontur Tanah dan Cuaca
Meski progres berjalan baik, pihak kontraktor mengakui ada beberapa kendala di lapangan, terutama terkait kondisi tanah yang labil dan faktor cuaca. Curah hujan tinggi di Kalimantan Timur sempat membuat pekerjaan konstruksi di beberapa titik harus ditunda sementara.
“Kami sudah melakukan langkah-langkah teknis, seperti penguatan tanah menggunakan metode soil improvement agar badan jalan lebih stabil,” jelas kontraktor pelaksana.
Ditargetkan Fungsional Sebelum 2025 Berakhir
Pemerintah menargetkan Tol IKN Seksi 1B bisa beroperasi fungsional sebelum akhir 2025. Hal ini penting untuk mendukung agenda pemindahan aparatur sipil negara (ASN) tahap awal ke IKN.
Selain itu, kehadiran tol ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian Kalimantan Timur, termasuk mendorong sektor logistik, perdagangan, dan pariwisata.
Harapan Masyarakat
Warga Balikpapan menyambut baik percepatan proyek tol ini. Seorang warga, Junaidi, menyebut bahwa keberadaan tol akan sangat membantu mobilitas masyarakat.
“Kalau tol ini sudah jadi, kami tidak perlu lagi khawatir macet dari bandara ke arah Samarinda. Pasti lebih cepat dan nyaman,” ujarnya.
Penutup
Pembangunan Tol IKN Seksi 1B Bandara Sepinggan – Tol Balsam menjadi salah satu infrastruktur kunci dalam mendukung pemindahan ibu kota negara. Meski masih menghadapi sejumlah kendala teknis, proyek ini terus dikebut dengan target rampung sesuai jadwal. Kehadirannya akan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan infrastruktur modern dan efisien bagi masyarakat Kalimantan Timur dan IKN.
















