Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Suara Kegiatan di Balai Kota Ganggu Misa Gereja, Wali Kota Solo Janji Kurangi Acara di Pendapi

cek disini

Namun – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan akan mengevaluasi penggunaan Pendapi Gedhe Balai Kota Solo sebagai lokasi kegiatan. Hal ini menyusul adanya keluhan jemaat Gereja Katolik St. Antonius Padua Purbayan yang merasa terganggu oleh bisingnya suara acara di Balai Kota saat berlangsungnya misa.

Keluhan Jemaat Gereja

Jemaat gereja yang berlokasi bersebelahan dengan Balai Kota Solo melaporkan bahwa suara musik dan pengeras suara dari beberapa kegiatan kerap terdengar keras hingga ke dalam gereja. Kondisi ini dinilai mengganggu kekhidmatan ibadah, khususnya saat misa berlangsung pada hari Minggu maupun kegiatan gereja lainnya.

Sejumlah perwakilan jemaat bahkan menyampaikan langsung keluhan tersebut kepada pihak Pemkot Solo. Mereka berharap ada solusi yang adil agar aktivitas keagamaan tetap berjalan dengan tenang tanpa harus berbenturan dengan kegiatan pemerintahan atau hiburan.

Respons Wali Kota Solo

Menanggapi hal itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming mengakui adanya gangguan yang dirasakan oleh jemaat gereja. Ia berjanji akan melakukan pembatasan penggunaan Pendapi Gedhe untuk acara-acara yang menggunakan pengeras suara dengan volume tinggi.

Wali Kota Solo
Wali Kota Solo

Baca juga: Sempat Ditutup Imbas Longsor, Akses Jalan Batu Tulis Bogor Sudah Bisa Dilintasi Motor

“Kami sudah mendengar langsung keluhan dari jemaat. Mulai sekarang, acara yang menggunakan sound system besar akan dikurangi di Pendapi, terutama pada jam-jam ibadah,” ujar Gibran.

Evaluasi Jadwal dan Lokasi Kegiatan

Selain pembatasan penggunaan sound system, Pemkot Solo juga akan meninjau ulang jadwal acara yang berlangsung di Pendapi Gedhe. Gibran menyebutkan, beberapa kegiatan akan diarahkan ke tempat lain yang lebih sesuai, seperti Taman Balekambang atau lapangan terbuka di sekitar kota.

Dengan langkah ini, Pemkot berharap tidak hanya menjaga ketenangan jemaat gereja, tetapi juga memastikan kegiatan pemerintahan dan hiburan masyarakat tetap dapat berjalan dengan baik.

Menjaga Harmonisasi Kota Solo

Solo dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama. Oleh karena itu, Wali Kota menekankan pentingnya menjaga harmonisasi dan saling menghormati.

“Kami ingin semua kegiatan bisa berjalan harmonis tanpa ada pihak yang merasa terganggu. Toleransi dan penghormatan terhadap ruang ibadah menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Harapan Jemaat dan Warga

Jemaat Gereja St. Antonius Padua Purbayan menyambut baik respons cepat Wali Kota Solo. Mereka berharap evaluasi penggunaan Pendapi Gedhe bisa segera direalisasikan agar ibadah dapat kembali berlangsung dengan tenang.

Warga sekitar Balai Kota pun mendukung langkah Pemkot, sebab selain gereja, masyarakat sekitar juga kerap terdampak kebisingan acara. Dengan adanya penyesuaian lokasi dan jadwal kegiatan, diharapkan semua pihak dapat merasakan kenyamanan.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *