Info Namun — Komisi pemberantasan korupsi daerah dan aparat penegak hukum menetapkan Wakil Wali Kota Bandung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait permintaan jatah proyek kepada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Penetapan ini dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti kuat berupa komunikasi, aliran dana, serta keterangan dari sejumlah pejabat dan kontraktor.
Modus: Intervensi dan Permintaan Jatah Proyek
Menurut penyidik, modus yang digunakan yakni dengan cara meminta paket pekerjaan tertentu melalui pejabat SKPD. Permintaan itu disebut disertai tekanan agar proyek diarahkan kepada pihak-pihak tertentu yang merupakan rekanan dekat tersangka.
Sejumlah kepala dinas dan pejabat pelaksana proyek telah dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa intervensi tersebut terjadi berulang dan berlangsung di berbagai sektor pembangunan.
Dugaan Aliran Dana Mengalir ke Tersangka
Dalam pengembangan kasus, penyidik juga menemukan dugaan aliran dana yang mengarah ke tersangka. Dana tersebut diduga berasal dari fee proyek yang diminta agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar atau agar rekanan tertentu memenangkan paket pekerjaan.
Saat ini, penyidik sedang menelusuri total nilai kerugian negara, besaran fee yang diterima, serta pihak lain yang berpotensi ikut terlibat.

Baca juga: Aksi Komeng Hibur Korban Banjir di Padang Sumatera Barat Bareng Relawan PMI Lain
Proyek-Infrastruktur Diduga Jadi Target
Dari informasi yang dihimpun, sebagian besar proyek yang diduga diintervensi berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, pengadaan barang dan jasa, serta sejumlah program prioritas kota. Beberapa kontraktor telah diperiksa untuk memastikan pola kolusi yang terjadi.
Pemerintah Kota Bandung Hormati Proses Hukum
Pemerintah Kota Bandung menyampaikan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan. Pemkot menegaskan pelayanan publik tidak akan terganggu dan meminta seluruh jajaran tetap fokus menjalankan tugas.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Pemerintahan tetap berjalan, layanan kepada masyarakat tidak boleh terhambat,” ujar salah satu pejabat Pemkot.
Penyidik Buka Peluang Tersangka Baru
Dengan masih berkembangnya penyidikan, aparat penegak hukum membuka peluang adanya tersangka lain. Pemeriksaan saksi tambahan dan penelusuran aliran uang masih terus dilakukan.
Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat posisi strategis yang dijabat tersangka. Masyarakat berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan tuntas untuk menjaga integritas birokrasi di Kota Bandung.
















