Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Derasnya Air dan Longsor Menyapu Harta dan Rumah Warga Bogor

cek disini

Info Namun – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor sejak Senin (28/10/2025) malam memicu banjir dan longsor di sejumlah titik. Puluhan rumah warga rusak, sebagian hanyut terbawa arus, sementara beberapa akses jalan tertutup material longsoran. Bencana tersebut terjadi di Kecamatan Cigudeg, Sukajaya, dan Nanggung, yang selama ini dikenal sebagai wilayah rawan bencana.

Hujan Deras Sebabkan Sungai Meluap

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, curah hujan ekstrem menyebabkan Sungai Cidurian dan Cibareno meluap hingga membanjiri permukiman warga di bantaran sungai.

“Air naik sangat cepat sekitar pukul 22.00 WIB. Banyak warga tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya. Arus air deras membawa lumpur dan puing-puing kayu dari hulu,” ujar Arif Rahman, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bogor, Selasa (29/10/2025).

Arif menuturkan, banjir paling parah terjadi di Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, di mana sekitar 45 rumah terendam dan 12 rumah rusak berat. Sementara di Desa Sukamaju, material longsor menutup sebagian jalan penghubung antardesa sepanjang 70 meter.

Warga Panik dan Mengungsi di Tengah Malam

Salah satu warga terdampak, Siti Aminah (38), menceritakan detik-detik saat air mulai masuk ke rumahnya. “Air datang tiba-tiba. Kami hanya sempat ambil pakaian dan dokumen penting. Rumah sudah hancur, semua perabotan hanyut,” katanya dengan mata berkaca-kaca di lokasi pengungsian sementara di Balai Desa Rengasjajar.

Sekitar 150 warga kini mengungsi di dua titik lokasi, yaitu aula desa dan sekolah dasar setempat. Mereka membutuhkan bantuan makanan siap saji, air bersih, serta perlengkapan tidur.

BPBD bersama relawan dan aparat TNI-Polri telah mengevakuasi warga dan mendirikan dapur umum serta pos kesehatan untuk melayani para korban.

Rumah Warga
Rumah Warga

Baca juga: Pemkot dan ITS Periksa Struktur Bangunan 1.100 Pesantren di Surabaya

Jalan Terputus, Listrik Padam

Selain permukiman, infrastruktur umum juga terdampak parah. Longsor menutup akses utama menuju Kecamatan Nanggung, sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah dikerahkan untuk membuka jalur menggunakan alat berat.

“Beberapa tiang listrik roboh dan jaringan komunikasi sempat terputus. Kami sedang berkoordinasi dengan PLN dan provider setempat agar segera dilakukan perbaikan,” ujar Kapolsek Cigudeg, AKP Iwan Hidayat.

Pemerintah Turun Tangan

Bupati Bogor, Iwan Setiawan, langsung meninjau lokasi bencana pada Selasa pagi. Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk fokus pada penanganan darurat dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

“Saya sudah perintahkan agar bantuan logistik disalurkan segera. Pemkab akan menanggung kebutuhan dasar para pengungsi hingga situasi membaik,” tegasnya.

Iwan juga meminta warga tetap waspada karena potensi longsor susulan masih tinggi akibat kondisi tanah yang labil.

Seruan Waspada Musim Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan tinggi masih akan terjadi hingga awal November. Wilayah Bogor disebut sebagai salah satu zona paling rawan banjir bandang dan longsor di Jawa Barat.

“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di lereng dan bantaran sungai untuk segera mengungsi jika hujan berlangsung lebih dari dua jam. Keselamatan harus jadi prioritas,” kata Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan evakuasi dan pendataan kerugian. Diperkirakan kerugian material mencapai miliaran rupiah, sementara pemerintah menyiapkan rencana relokasi bagi warga yang rumahnya rusak berat.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *