Info Namun – Gelaran Dhoho Night Carnival 2025 kembali mencuri perhatian publik setelah sukses diselenggarakan dengan meriah pada Sabtu malam. Acara yang menjadi ikon pariwisata Kota Kediri itu tak hanya dipadati warga lokal, tetapi juga menarik minat wisatawan mancanegara yang antusias menikmati kreativitas budaya dalam balutan pesta lampu dan kostum spektakuler.
Parade Kostum Megah Jadi Pusat Perhatian
Ribuan pengunjung memadati sepanjang rute karnaval sejak sore hari. Cahaya lampu warna-warni dan gemerlap kostum para peserta menjadi daya tarik utama yang membuat suasana Kota Kediri berubah bak panggung seni raksasa.
Para peserta menghadirkan beragam kostum tematik yang memadukan unsur budaya Nusantara, alam, dan modern art. Sayap-sayap besar yang dihiasi ratusan lampu LED, ornamen tradisional, hingga sentuhan futuristik menciptakan visual pertunjukan yang membuat para wisatawan tak henti mengabadikan momen.
Salah satu pengunjung asal Belanda mengaku kagum dengan kreativitas anak muda Kediri.
“Ini luar biasa! Saya tidak menyangka parade lokal bisa semegah ini. Kualitasnya tidak kalah dengan festival di Eropa,” tuturnya.
Sorak Sorai Penonton Penuhi Jalan Utama
Sepanjang jalur karnaval, masyarakat tampak antusias memberi tepuk tangan dan sorakan kepada para peserta. Suasana meriah semakin hidup dengan musik pengiring yang disesuaikan dengan tema kostum masing-masing kelompok.
Pedagang UMKM yang membuka lapak di sekitar lokasi acara juga merasakan berkah dari keramaian tersebut. Penjualan makanan, minuman, dan produk lokal meningkat tajam selama karnaval berlangsung.
“Alhamdulillah omzet naik dua kali lipat. Orang-orang ramai sekali malam ini,” kata seorang pedagang minuman tradisional.

Baca juga: Jumenengan PB XIV Digelar Hari Ini, Kirab Budaya Keraton Solo Siap Warnai Kota
Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Pemerintah Kota Kediri menyebut Dhoho Night Carnival 2025 menjadi salah satu agenda strategis untuk meningkatkan daya tarik pariwisata daerah. Selain menampilkan kekayaan seni lokal, kegiatan ini dianggap mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan memberi ruang bagi pelaku seni untuk menampilkan karya mereka.
Wali Kota Kediri dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk konsistensi pemerintah dalam mendukung talenta lokal.
“Karnaval ini adalah panggung kreativitas sekaligus magnet bagi wisatawan. Kami berkomitmen menjadikannya agenda tahunan yang terus berkembang,” ujarnya.
Wisatawan Mancanegara Beri Respons Positif
Kehadiran wisatawan dari berbagai negara seperti Jepang, Malaysia, Singapura, hingga Australia menjadi bukti bahwa Dhoho Night Carnival telah mendapatkan tempat di kalender wisata internasional. Banyak dari mereka datang secara khusus untuk menyaksikan acara ini, bahkan ada yang merencanakan kembali hadir tahun depan.
Para turis juga terkesan dengan keramahan masyarakat serta pengaturan acara yang dinilai semakin rapi dan profesional dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Ajang Kolaborasi Budaya dan Teknologi
Salah satu keunikan Dhoho Night Carnival 2025 adalah semakin kuatnya penggunaan teknologi pencahayaan dan multimedia. Banyak peserta memadukan seni tradisional dengan efek visual modern, menciptakan pertunjukan yang memukau dan berbeda dari edisi sebelumnya.
Kolaborasi antara seniman lokal, desainer kostum, dan komunitas kreatif membuat acara ini menjadi laboratorium inovasi bagi generasi muda Kediri.
Harapan Menjadi Festival Kelas Dunia
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini membuat panitia optimistis untuk menjadikan Dhoho Night Carnival sebagai festival berskala internasional. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan dan liputan media, panitia berencana memperluas kolaborasi dengan komunitas seni dari berbagai daerah bahkan negara lain.
Masyarakat Kediri berharap pemerintah terus memberikan dukungan agar festival ini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga salah satu acara budaya terbesar di Indonesia.
















