Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall
Berita  

Khawatir Tumbang, Pohon Berusia 50 Tahun di Balai Kota Bogor Ditebang

cek disini

Info Namun – Sebuah pohon berusia sekitar 50 tahun di area Balai Kota Bogor akhirnya ditebang oleh petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Rabu (16/10). Keputusan ini diambil setelah tim dari bidang pertamanan menemukan bahwa struktur pohon telah rapuh dan berpotensi tumbang, sehingga membahayakan keselamatan pegawai dan pengunjung Balai Kota.

Pohon Tua yang Jadi Ikon Halaman Balai Kota

Pohon berukuran besar itu berdiri megah di sisi timur halaman Balai Kota Bogor, tidak jauh dari area parkir tamu. Selama puluhan tahun, pohon tersebut menjadi bagian dari lanskap ikonik di pusat pemerintahan Kota Hujan itu.

Namun, keindahan yang ditawarkan pohon rindang itu ternyata menyimpan risiko. Berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim teknis DKPP, batang bagian bawah pohon sudah mengalami pelapukan cukup parah, sementara beberapa cabang besar menunjukkan tanda-tanda retak.

“Secara visual, kondisi pohon ini sudah tidak stabil. Ada rongga besar di bagian batang, dan akarnya sebagian sudah mati. Kalau dibiarkan, sangat berisiko tumbang terutama saat hujan dan angin kencang,” ujar Kabid Pertamanan DKPP Kota Bogor, Dedi Wahyudi.

Menurutnya, keputusan untuk menebang pohon bukan dilakukan secara tiba-tiba, melainkan setelah melalui proses kajian teknis oleh tim arboris dan petugas perawatan taman kota.

Antisipasi Musim Hujan dan Cuaca Ekstrem

Keputusan penebangan pohon tua ini juga merupakan bagian dari langkah antisipatif Pemkot Bogor menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang musim hujan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mencatat ada puluhan pohon berusia di atas 30 tahun yang kini dalam tahap pemantauan rutin.

“Kami tidak ingin menunggu kejadian pohon tumbang baru bertindak. Di sekitar Balai Kota banyak aktivitas masyarakat, jadi langkah ini murni untuk keselamatan bersama,” tambah Dedi.

Ia menjelaskan, DKPP sudah menyiapkan program peremajaan pohon kota, dengan mengganti pohon-pohon tua berisiko tinggi menggunakan jenis pohon yang memiliki perakaran kuat dan tidak mudah patah, seperti pucuk merah, tabebuya, dan ketapang kencana.

Balai Kota Bogor
Balai Kota Bogor

Baca juga: Grup 4 Kopassus Menuju IKN, 16 Kementerian Siap Pindah

Proses Penebangan Dilakukan Hati-Hati

Penebangan dilakukan sejak pagi hari oleh petugas DKPP dibantu unit pemadam kebakaran (Damkar) Kota Bogor. Proses berlangsung hati-hati dengan menggunakan alat potong hidrolik dan tali pengaman untuk mencegah cabang besar jatuh sembarangan.

Sebagian ruas jalan di area Balai Kota juga sempat ditutup sementara selama proses berlangsung. Petugas kemudian mengangkut potongan kayu menggunakan truk operasional ke tempat penampungan sementara milik DKPP.

“Kayunya masih cukup bagus, jadi sebagian akan kami manfaatkan untuk kebutuhan taman, seperti bangku atau pot tanaman,” kata Dedi.

Pemkot Pastikan Tidak Kurangi Ruang Hijau

Menanggapi kekhawatiran warga soal berkurangnya pohon di kawasan Balai Kota, Wali Kota Bogor, H. Arya Bima, menegaskan bahwa setiap pohon yang ditebang akan diganti dengan minimal dua pohon baru.

“Kami pastikan ruang terbuka hijau (RTH) tetap terjaga. Pohon yang ditebang karena alasan keselamatan akan segera diganti dengan tanaman baru yang lebih kuat dan tahan cuaca ekstrem,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak salah paham terhadap langkah penebangan ini. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan berarti Pemkot tidak peduli terhadap kelestarian lingkungan.

“Justru kami ingin memastikan lingkungan hijau tetap aman dan nyaman bagi warga. Kadang, menjaga berarti harus berani mengambil keputusan yang sulit,” tambah Arya Bima.

Dapat Dukungan dari Warga dan Pegawai

Sejumlah pegawai Balai Kota Bogor yang sehari-hari beraktivitas di sekitar lokasi mengaku lega setelah pohon tua itu ditebang. Sebelumnya, mereka sempat khawatir ketika hujan deras mengguyur, karena beberapa dahan besar sering kali patah dan jatuh ke area parkir.

“Waktu hujan besar beberapa minggu lalu, salah satu cabangnya sempat jatuh dan hampir menimpa motor pegawai. Jadi menurut saya memang sudah waktunya ditebang,” kata Rina (35), pegawai di Sekretariat Daerah.

Warga sekitar juga menyambut baik langkah pemerintah yang dinilai cepat tanggap terhadap potensi bahaya.

Komitmen Pemkot Rawat Pohon Kota

DKPP menegaskan akan terus melakukan monitoring kondisi pohon-pohon tua di area publik, seperti taman kota, jalan utama, dan kawasan perkantoran. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan alat resistograph untuk mengukur tingkat kekuatan batang pohon.

“Kami ingin memastikan semua pohon di ruang publik tetap sehat dan aman. Pohon-pohon yang masih kuat akan dirawat, sedangkan yang berisiko akan diganti dengan jenis baru agar keseimbangan ekologi tetap terjaga,” tutup Dedi.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Bogor menegaskan komitmennya menjaga keseimbangan antara keselamatan publik dan pelestarian lingkungan, memastikan kota tetap hijau tanpa mengabaikan faktor keamanan warganya.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *