Info Namun – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan sikap tegas terhadap praktik pungutan liar (pungli) di lapangan. Wakil Wali Kota Bandung dengan lantang menyampaikan peringatan keras kepada seluruh juru parkir (jukir) resmi agar tidak bermain-main dengan pungutan liar. Bahkan, pihaknya mengancam akan memecat jukir yang terbukti melakukan praktik tidak terpuji tersebut.
Peringatan Keras untuk Juru Parkir
Wakil Wali Kota Bandung menyebut bahwa laporan masyarakat terkait pungli parkir masih kerap masuk. Modus yang dilakukan antara lain menarik tarif melebihi ketentuan resmi hingga tidak memberikan karcis kepada pengguna jasa parkir.
“Kalau kedapatan ada jukir resmi yang melakukan pungli, tidak ada ampun. Langsung kita tindak tegas, bahkan bisa diberhentikan,” tegasnya.
Menjaga Kepercayaan Publik
Menurutnya, kehadiran jukir resmi seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga. Jika justru mencederai kepercayaan publik dengan memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pungli, hal itu akan merugikan pemerintah dan masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat malas membayar parkir resmi karena ulah segelintir jukir nakal. Kita harus jaga integritas dan kepercayaan publik,” tambahnya.

Baca juga: Koperasi Bisa Jadi Senjata Ampuh Atasi Krisis Hunian Perkotaan
Sistem Parkir Elektronik Jadi Solusi
Pemkot Bandung terus mendorong penerapan sistem parkir elektronik (e-parking) untuk meminimalisasi peluang terjadinya pungli. Dengan sistem ini, pengguna membayar melalui aplikasi atau mesin elektronik, sehingga transparansi dan akuntabilitas bisa lebih terjamin.
Selain itu, pihak Dishub Kota Bandung diminta rutin melakukan pengawasan langsung di lapangan. “Pengawasan itu harus diperketat, jangan hanya saat ada laporan. Harus ada patroli rutin di titik-titik rawan,” ujar Wakil Wali Kota.
Dorongan Peran Masyarakat
Masyarakat juga diminta aktif melaporkan jika menemukan praktik pungli di lapangan. Pemkot menyediakan layanan pengaduan, baik melalui aplikasi maupun kanal resmi lainnya.
“Kalau ada yang merasa dirugikan, laporkan segera. Identitas pelapor pasti kita lindungi,” kata dia.
Harapan Ke Depan
Pemkot Bandung berkomitmen menata sistem perparkiran agar lebih tertib, adil, dan transparan. Dengan langkah tegas ini, pemerintah berharap ke depan tidak ada lagi praktik pungli yang merugikan masyarakat.
“Kami ingin Bandung menjadi kota yang tertib, tidak hanya dari sisi lalu lintas, tapi juga dalam pengelolaan parkir. Semua harus bekerja sama, baik pemerintah, jukir, maupun masyarakat,” tutup Wakil Wali Kota Bandung.
















